27/09/2020
  • 23:13 Kekalahan Beruntun Real Madrid di awal Musim
  • 18:32 Hazard Sedang On Fire, Jose Mourinho Waswas
  • 05:44 Liverpool Kembali ke Posisi Asalnya, Kata CEO Peter Moore
  • 01:12 Pogba Sudah Setuju Pindah ke Barcelona ?
  • 04:22 Messi Absen Membela Timnas Argentina

Pencurian Umur Di Liga 1 U-19 Bisa Kena Hukuman Berat
Tak ada upaya pencegahan khusus dari operator untuk klub yang coba curi umur pemain.

Liga 1 U-19 akan pertama kali digulirkan PT Liga Indonesia Baru pada tahun ini, sebagai pengganti dari kompetisi U-21. Kompetisi ini tak lain merupakan inisiatif PSSI yang ingin memperbanyak pemain muda di kompetisi Tanah Air.

Related image

Batas usia pemain yang didaftarkan pada kompetisi ini mulai kelahiran 1 Januari 1998 dan setelahnya. Namun, LIB sebagai operator takkan melakukan upaya pencegahan khusus untuk klub yang berusaha memalsukan umur pemain, atau pencurian umur.

Liga 1 U-19 Bisa Pakai Pemain ‘Cabutan’
PT Liga Indonesia Baru memberikan izin bagi tim U-19 untuk menggunakan pemain ‘cabutan’.

Liga 1 U-19 2017 akan dimulai pada 8 Juli mendatang, dengan laga antara Persija Jakarta U-19 dan Sriwijaya FC U-19 sebagai pembuka, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Kompetisi transformasi dari level U-21 ini diikuti oleh 18 tim U-19 milik tim kontestan Liga 1, kompetisi kasta teratas Tanah Air. Terdapat 18 tim yang dibagi ke dalam tiga grup.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator pun memastikan, bahwa tim U-19 boleh menggunakan ‘pemain cabutan’ dari tim senior, tanpa dibatasi. Asal, usianya sesuai dengan batas Liga 1 U-19.

“Untuk pemain tim U-19 yang ingin main di tim senior itu tidak ada masalah, tapi ada batasan sampai maksimal lima pemain,” buka Tigor Shalomboboy, chief operating officer LIB.

“Sementara untuk pemain yang sudah terdaftar di tim senior namun usia masih masuk ke U-19, tidak masalah, tidak ada batasan dan boleh main. Tapi, tidak perlu didaftarkan (di sistem).”

Terkait regulasi kompetisi, semuanya mengacu pada kompetisi senior pada umumnya. Hanya saja, pergantian pemain normal tak seperti Liga 1 yang mengizinkan lima pergantian pemain.

“Semua regulasi beracu pada peraturan normal. Untuk regulasi sama saja, tiga pemain bukan lima pemain,” tukas Tigor.

Image result for Tigor Shalomboboy

“Memang sekarang ada teknologi pengecekan seperti lewat MRI (Magnetic Resonance Imaging) dan lain-lain, tapi itu memakan biaya yang tidak murah,” buka Tigor Shalomboboy selaku kepala operasional LIB.

“Untuk sekarang, kami mengecek berdasarkan dokumen seperti akta kelahiran, ijazah dan lain-lainnya. Kalau ada laporan mencurigakan, baru akan kami cek lebih jauh,” sambungnya.

Walau tak ada pencegahan khusus untuk upaya pemalsuan umur, namun dapat dipastikan bahwa klub yang terbukti melakukan hal tersebut setelah mendapat laporan mencurigakan, akan disanksi berat.

“Bukan karena ini U-19, maka bukan berarti tidak ada kode etik disipilin. Kalau sampai ada pelanggaran kode etik disiplin pasti akan ada hukuman meski ini kompetisi U-19,” pungkas Tigor.

Rencananya, Liga 1 U-19 akan start pada 8 Juli nanti dengan laga antara Persija Jakarta U-19 menghadapi Sriwijaya FC U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Judibola

RELATED ARTICLES