27/09/2020
  • 23:13 Kekalahan Beruntun Real Madrid di awal Musim
  • 18:32 Hazard Sedang On Fire, Jose Mourinho Waswas
  • 05:44 Liverpool Kembali ke Posisi Asalnya, Kata CEO Peter Moore
  • 01:12 Pogba Sudah Setuju Pindah ke Barcelona ?
  • 04:22 Messi Absen Membela Timnas Argentina

Berani Pakai Jersey Barcelona Di UEA? Hukuman Penjara 15 tahun Menanti!

JERSEY-BARCELONA-HOME-2017

Hukuman penjara minimal 15 tahun lamanya menanti para pemakai kostum kebesaran Blaugrana di UEA, apa penyebabnya?

Suhu politik yang kian memanas di Timur Tengah menyusul adanya boikot sejumlah negara terhadap eksistensi Qatar rupanya mulai merembet ke dunia sepakbola secara umum.

Uni Emirat Arab (UEA) menjadi salah satu negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, dan pemasaran Barcelona di negara kaya tersebut terkena dampaknya.

Seperti diketahui, pada 2011 lalu, Barcelona memecahkan sejarah yang bertahan selama 111 tahun dengan memasang nama sponsor pada kostum utama klub selepas menjalin kerjasama dengan sebuah perusahaan investasi olahraga di Qatar.

FIFA menyatakan pihak mereka terus menjalin komunikasi reguler dengan penyelenggara Piala Dunia 2022 di tengah memanasnya suhu politik Qatar.

Sejumlah negara di antaranya Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin (5/6) waktu setempat.

Arab Saudi menuding bahwa negara tetangga mereka tersebut mendukung gerakan terorisme yang dilakukan sekelompok garis keras yang bertujuan untuk menciptakan konflik di wilayah Timur Tengah.

Piala Dunia 2022 Masih Lama, Proyek Stadion Khalifa Telah Rampung
Butut dari keputusan tersebut, seluruh perbatasan kedua negara baik di darat, laut mau pun udara seketika ditutup, demikian juga dengan negara lainnya yang mendukung keputusan Arab Saudi.

Konflik politik ini membuat adanya pertanyaan mengenai masa depan pembangunan stadion mau pun infrastruktur pendukung lainnya untuk gelaran Piala Dunia 2022, yang tak lain akan diadakan di Qatar.

FIFA menjalin kontak reguler dengan komite lokal penyelenggara Qatar 2022 dan juga komite tertinggi yang menangani urusan hal-hal berkaitan dengan Piala Dunia 2022,” demikian ungkap juru bicara FIFA kepada Omnisport.

“[Hanya saja] kami tak bisa memberikan komentar lebih banyak untuk saat ini [terkait suhu politik Qatar yang kian memanas].”

Sejumlah proyek yang sedang berjalan di Qatar saat ini di antaranya adalah pembangunan sistem kereta api bawah tanah dan juga jalan-jalan baru guna mendukung kelancaran turnamen mendatang.

Sejak saat itu, secara bergantian dua nama produk asal Qatar yakni logo Qatar Foundation dan Qatar Airways bergantian menghiasi bagian depan kostum kebesaran klub raksasa La Liga Spanyol tersebut.

Tapi kini para penggemar Barcelona di UEA tak bisa lagi bebas mengenakan jersey tim kebanggan mereka menyusul adanya peraturan baru yang diluncurkan pemerintah setempat yang akan memberikan hukuman denda sebesar £110,000 atau penjara 15 tahun bagi siapa pun yang mengenakan kostum Blaugrana.

Namun ‘penderitaan’ para fans Barcelona di sana tak akan bertahan lama karena setidaknya mereka bisa membeli dan mengenakan kostum baru Barcelona untuk musim 2017/18 dengan logo sponsor baru asal Jepang, Rakuten.

Sungguh mengerikan, bukan?

Judibola

RELATED ARTICLES